Get me outta here!

Kamis, 07 April 2022

STUDY KASUS KONSELING BERKEBUTUHAN KHUSUS #5 | TUNADAKSA

1. Identitas

Nama     : Bayu Novembri Adadikan

Tanggal Lahir       : 18 November 1998

Bayu adalah anak dari pasangan John Adadika dan Triverna Martini, Dia anak ke-3 dari 4 (empat) bersaudara. Pekerjaan ayahnya sebagai LSM dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. 

2. Kehidupan Pribadi

Bayu tinggal bersama orang tuanya di banjaran RT 01/RW 12. Bayu lahir tidak normal atau dikenal dengan lahir prematur sehingga mengalami kelumpuhan pada kakinya. Pertumbuhan dan perkembangan Bayu juga tidak berjalan dengan baik jika dilihat dari bentuk fisik Bayu. Kelumpuhan Bayu ini membuat Bayu tidak bisa berjalan dengan normal seperti kakak dan adiknya. Bayu berjalan sengan merangkak menggunakan kedua tangan dan kedua kakinya yang kurang sempurna. Sedikit demi sedikit akhirnya Bayu bisa berjalan tetapi berbeda dengan anak yang lainnya. Bayu berjalan seperti kelainan kaki ”Leter X”, itupun harus dibantu oleh orang lain dan biasa juga merambat lewat tembok atau pagar.

3. Kehidupan Sosial

Dimata teman-teman Bayu adalah seorang anak yang baik. Bayu sering membantu temanya-temannya bila ada yang mengalami kesulitan. Dalam belajar Bayu tidak pernah tinggal kelas. Bayu memiliki semangat belajar yang tinggi, disaat Bayu sakit dia tetap masuk sekolah dan senang berada di sekolah itu. Selain bisa belajar juga bisa bermain-main dengan teman-teman satu sekolah.

4. Prestasi

Walaupun berkelainan Bayu tetap memiliki cita-cita. Dia senang menekuni bidang kesenian khususnya bernyanyi dan bermain gamelan. Tak menyangka disisi kelemahannya ada banyak potensi yang dia miliki yang bisa dia kembangkan menjadi sesuatu yang luar biasa. Selain itu, ia juga ingin menjadi seorang dokter menunjukkan bahwa ia memiliki cita-cita yang tinggi dalam hidupnya. Hidup adalah proses, jika bisa melewati langkah demi langkah dan mampu mengatasi pasti berhasil dan mencapai tujuan yaitu sukses.

5. Keluarga

Didalam lingkungan keluarga, Bayu seperti anak pingit oleh karena orang tuanya, dia tidak boleh kemana-mana hanya didalam rumah, teras dan di sekolah. Dalam menghabiskan waktu dirumah Bayu hanya menonton TV dan bermain dengan saudaranya. Orang tuanya kawatir kalau terjadi sesuatu dengan Bayu karena Bayu berkelainan dan berbeda dengan anak-anak yang normal.

0 komentar:

Posting Komentar