Sejarah Ilmu Logika
Menurut wikipedia, Logika diawali semenjak Thales (624 SM- 548 SM), seorang filsuf Yunani pertama yang meninggalkan seluruh dongeng, takhayul, serta cerita- cerita isapan jempol serta berpaling kepada ide budi untuk membongkar rahasia alam semesta.
Pada masa Yunani pemberi hukum tentang pemikiran yang sangat popular merupakan Aristoteles. Karya- karya logis hasil pemikirannya disebut organon (fasilitas untuk berpikir).
Banyak bermunculan orang-orang yang menulis tentang logika sesudah Aristoteles, semacam Yohanes dari S. Thomas pada abad ke- 16 menulis penafsiran tentang logika yaitu Curcus Philosopichus serta memberi asumsi terhadap tulisan Aristoteles.
Sejarah logika mendokumentasikan perkembangan logika seperti yang terjadi dalam berbagai budaya dan tradisi dalam sejarah. Sementara banyak budaya telah menggunakan sistem penalaran yang rumit, logika sebagai analisis eksplisit dari metode penalaran menerima pengembangan berkelanjutan awalnya hanya dalam tiga tradisi: Cina, India dan Yunani. Meskipun tanggal pastinya tidak pasti, terutama dalam kasus India, ada kemungkinan bahwa logika muncul di ketiga masyarakat pada abad keempat SM. Gagasan tentang sistem penalaran dan logika, bagaimanapun, cukup tidak tepat sehingga berbagai jawaban atas pertanyaan tentang apa itu dan bagaimana mereka harus dipahami telah diberikan. Perlakuan canggih formal logika modern turun dari tradisi Yunani, tetapi tidak sepenuhnya datang melalui Eropa, melainkan berasal dari transmisi logika Aristoteles dan komentar atasnya oleh para filsuf Islam untuk ahli logika di Eropa Abad Pertengahan.

0 komentar:
Posting Komentar